Kuliah Berbasis Nilai Islam, Unissula Jadi Mitra Strategis Assyifa

Berita, Nasional22 Views

Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang menjalin kerja sama strategis dengan Pondok Pesantren Assyifa Subang melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) Tri Dharma Perguruan Tinggi, Sabtu (28/2), di lingkungan pesantren tersebut.

 

Penandatanganan dilakukan oleh Wakil Rektor III Unissula Dr. Achmad Arifulloh, SH, MH. Hadir pula Kepala UPT Pemasaran dan Humas Unissula Dr. Setiawan Widiyoko, SH., M.Kn serta Kepala Lembaga Kajian dan Penerapan Islam (LKPI) Moh. Farhan Husain, SPdI, SHum, MPdI.

 

Dari pihak Assyifa, kegiatan dihadiri Ketua Yayasan TGH. Dr. Lalu Agus Pujiarta, MA, Sekretaris Yayasan, jajaran Dikdasmen, serta para kepala sekolah di bawah naungan Yayasan Assyifa Subang.

 

Achmad Arifulloh mengatakan, kerja sama ini merupakan penguatan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang mencakup pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

“Kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam membangun sinergi antara perguruan tinggi dan pesantren, khususnya dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia berbasis nilai-nilai Islam,” ujarnya.

 

Ketua Yayasan Assyifa, Lalu Agus Pujiarta, menyambut baik kerja sama tersebut. Ia bahkan mengajak lulusan Assyifa untuk melanjutkan studi di Unissula karena kesamaan karakter pendidikan. “Kami melihat ada keselarasan visi dan nilai pendidikan antara Assyifa dan Unissula. Kami mendorong lulusan kami untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Unissula yang telah terakreditasi Unggul secara nasional dan internasional,” katanya.

 

Sementara itu, Setiawan Widiyoko menegaskan bahwa akses masuk ke Unissula kini semakin terbuka. Proses pendaftaran dan seleksi dapat dilakukan secara daring.

 

“Seleksi di Unissula sangat mudah karena bisa dilakukan secara online. Kami juga membuka jalur prestasi khusus Ramadan dengan biaya uang gedung yang lebih ringan,” jelasnya. Ia berharap skema tersebut dapat dimanfaatkan siswa Assyifa untuk melanjutkan pendidikan tinggi tanpa hambatan administratif.

 

Di sisi lain, Moh. Farhan Husain menekankan bahwa Unissula dikenal sebagai Kampus Birrul Walidain yang memiliki fasilitas Pesantren Mahasiswa representatif. “Pesantren Mahasiswa Unissula menjadi sarana pembinaan keagamaan dan penguatan karakter religius mahasiswa sebagai calon pemimpin masa depan,” tegas Farhan yang juga Ketua Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) Gubug serta pengurus PW RMI PWNU Jawa Tengah.

 

Melalui kerja sama ini, kedua institusi bersepakat mengintegrasikan sistem pendidikan tinggi dengan tradisi pesantren guna mencetak generasi intelektual yang berakhlak, profesional, dan berdaya saing nasional maupun global.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *