Unissula Hadiri Kongres Umat Islam Indonesia VIII, Perkuat Sinergi untuk Kemajuan Umat dan Bangsa

Berita, Nasional48 Views

Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang menegaskan komitmennya dalam mendukung kemajuan umat dan penguatan kedaulatan bangsa melalui partisipasi aktif dalam Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) VIII yang diselenggarakan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Hotel Bidakara, Jakarta (24–26/7/2026). Dalam forum nasional tersebut, Unissula diwakili oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kerja Sama, Dr Mochamad Abdul Basir SPd MPd.

KUII VIII mengusung tema Ulama Bersatu, Bangsa Berdaulat, Negara Kuat. Tema tersebut mencerminkan pentingnya memperkuat persatuan umat, membangun sinergi antarelemen bangsa, serta meningkatkan kontribusi nyata umat Islam dalam menjawab berbagai tantangan nasional maupun global.

Abdul Basir mengatakan bahwa keikutsertaan Unissula dalam kongres tersebut merupakan wujud tanggung jawab moral dan akademik perguruan tinggi Islam dalam memberikan kontribusi bagi pembangunan bangsa dan peradaban.

“Melalui forum strategis ini, kami berharap terbangun kesamaan pandangan, koordinasi gerakan, serta kolaborasi yang semakin kuat. Sinergi antara akademisi, ulama, dan pemerintah menjadi modal penting untuk merumuskan langkah-langkah strategis bagi kemajuan umat, bangsa, dan negara di berbagai bidang kehidupan,” ujarnya.

KUII VIII menjadi forum silaturahmi sekaligus konsolidasi pemikiran umat Islam tingkat nasional. Kongres ini dihadiri oleh jajaran Pengurus MUI Pusat, MUI Provinsi se-Indonesia, organisasi kemasyarakatan Islam, pimpinan pondok pesantren, perguruan tinggi, Kementerian Agama, Kementerian Haji dan Umrah, Komisi VIII DPR RI, lembaga filantropi Islam, media massa Islam, serta berbagai organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan Islam.

Untuk menghasilkan rekomendasi yang komprehensif, pembahasan isu-isu strategis dalam KUII VIII dibagi ke dalam tujuh komisi, yaitu Komisi Agama, Sosial, dan Peradaban; Komisi Perekonomian dan Kesejahteraan; Komisi Media, Informasi, dan Siber; Komisi Pendidikan, Sains, dan Teknologi; Komisi Politik, Hukum, Ketahanan, dan Pertahanan Nasional; Komisi Geopolitik dan Tatanan Dunia Baru; serta Komisi Taujihat.

Melalui partisipasi dalam forum tersebut, Unissula menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam pengembangan pemikiran keislaman dan kebangsaan. Sebagai perguruan tinggi Islam yang berorientasi pada penguatan peradaban, Unissula siap memberikan kontribusi akademik dan gagasan strategis, khususnya di bidang pendidikan, sains, teknologi, dan peradaban Islam, guna mendukung terwujudnya Indonesia yang maju, mandiri, berdaulat, dan bermartabat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *