Ujian Terbuka Promosi Doktor Teknik Sipil Unissula, Muhammad Nafhan Isfahani Kembangkan Model Antisipasi dan Solusi Cost Overrun Jalan Tol

Berita2110 Views

Muhammad Nafhan Isfahani ST MT mahasiswa Program Doktor Teknik Sipil Fakultas Teknik Unissula melaksanakan ujian terbuka promosi doktor. Ujian dilaksanakan pada Jumat (21/8/2026). Tim penguji dipimpin dekan Fakultas Teknik, Dr Abdul Rochim ST MT.

Dalam ujian tersebut, Muhammad Nafhan Isfahani ST MT mempresentasikan disertasi berjudul “Model Antisipasi dan Solusi Cost Overrun Proyek Jalan Tol (Studi Kasus Jalan Tol Jabodetabek)”.

Disertasi tersebut dibimbing oleh Promotor Prof Dr Ir Antonius MT dan Ko-Promotor Dr Ir Kartono Wibowo MT. Penelitian ini mengangkat persoalan cost overrun atau pembengkakan biaya yang menjadi salah satu tantangan utama dalam pembangunan infrastruktur jalan tol.

Muhammad Nafhan menjelaskan, pembangunan jalan saat ini berkembang semakin pesat sebagai bagian dari upaya pemerintah memperkuat konektivitas antarwilayah sebagaimana dicanangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN). Dalam konteks tersebut, pembangunan jalan tol memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Besarnya kebutuhan pembiayaan menjadikan pengendalian biaya proyek jalan tol sebagai persoalan penting. Pada 2022, realisasi pembiayaan pembangunan jalan tol mencapai Rp794,95 triliun, yang menunjukkan besarnya investasi pada sektor jalan tol di Indonesia. Karena itu, potensi pembengkakan biaya perlu diantisipasi sejak tahap awal agar tidak mengganggu keberlanjutan proyek.

Urgensi persoalan tersebut juga diperkuat oleh penelitian Holm et al. (2004) yang menganalisis 258 proyek infrastruktur di 20 negara pada lima benua. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata cost overrun mencapai 45 persen pada proyek kereta api, 34 persen pada proyek terowongan dan jembatan, serta 30 persen pada proyek jalan raya.

Cost overrun menjadi masalah besar dalam pembangunan infrastruktur. Untuk itu diperlukan model yang mampu memberikan langkah antisipasi sekaligus solusi ketika pembengkakan biaya terjadi,” jelas Muhammad Nafhan dalam pemaparannya.

Melalui penelitian tersebut, Muhammad Nafhan merumuskan dua strategi utama, yakni strategi antisipasi dan strategi solusi. Strategi antisipasi dilakukan dengan menganalisis tren harga material sejak tahap perencanaan, menggunakan harga dasar yang diperbarui, serta memasukkan mekanisme eskalasi harga atau indexation dalam kontrak untuk mengantisipasi fluktuasi harga.

Sementara itu, strategi solusi dilakukan ketika kenaikan harga material telah terjadi. Langkah yang dapat ditempuh antara lain melakukan evaluasi ulang terhadap anggaran dan pengadaan, melakukan negosiasi dengan pemasok, mencari pemasok alternatif, serta menggunakan material alternatif yang tetap memenuhi spesifikasi teknis.

Melalui penelitian tersebut, Muhammad Nafhan berhasil menghasilkan model antisipasi dan solusi cost overrun pada proyek pembangunan jalan tol, khususnya berdasarkan studi kasus pembangunan jalan tol di kawasan Jabodetabek. Model ini diharapkan dapat menjadi instrumen bagi para pemangku kepentingan dalam meningkatkan pengendalian biaya proyek sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan.

Hasil penelitian ini sekaligus memperkuat kontribusi akademik Program Doktor Teknik Sipil Fakultas Teknik Unissula dalam menghasilkan riset yang tidak hanya menjawab persoalan teoritis, tetapi juga memberikan solusi praktis terhadap tantangan pembangunan infrastruktur di Indonesia.

Dengan keberhasilan tersebut, ujian terbuka promosi doktor Muhammad Nafhan Isfahani menjadi bagian dari upaya Unissula dalam mengembangkan sumber daya manusia unggul dan menghasilkan inovasi berbasis riset untuk mendukung pembangunan infrastruktur nasional.

Muhammad Nafhan Isfahani ST MT berhasil lulus dalam ujian tersebut. Ia merupakan lulusan ke 67 di PDTS Unissula.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *